Jumat, 26 November 2010

Patung Marmer atau Lantai Marmer???

Ada satu cerita menarik yang dimuat di milis grup CMBD, cerita yang sangat menginspirasiku. Simak dee... renungkan... kemudian terapkan.
Cerita ini tentang si Patung Marmer dan si Lantai Marmer yang ada di suatu museum. Mereka berdua pada dasarnya sama, sama-sama marmer, hanya berbeda bentuk, tapi nasib mereka berbeda jauh.... si Lantai marmer selalu diinjak-injak pengunjung museum, sedangkan si  Patung marmer selalu dipuja-puja keindahannya.

Suatu hari, si Lantai berkeluh kesah pada si Patung marmer, "duhh.. kamu beruntung banget ya Patung, setiap pengunjung museum ini selalu memuja kamu, mengagumi keindahan kamu, dan tidak henti-henti berdecak kagum. Sedangkan aku? Dilirik saja tidak. Diinjak terus. Aku sedih sekali Patung.. Kenapa ya nasib kita seperti bumi dan langit, padahal kita sama-sama marmer." Dan si Lantai pun terus curhat dan mengasihani diri sendiri yang tidak seberuntung nasib si Patung.

Dan si patung pun berkata, "Lantai.. Ingat enggak dulu kita sama-sama bongkahan marmer. Kita sama-sama mau dibentuk jadi patung yang indah. Tetapi, saat pemahat baru memulai memahat, belum apa-apa kamu sudah mengeluh, katamu sakit, ditusuk-tusuk dan saat pemahatnya meminta kamu menahan sedikit sakitnya, kamu menyerah dan berhenti. Akhirnya yaa.. kamu cuma bisa menjadi lantai. Aku tidak beruntung Lantai, aku pun kesakitan sebelum aku dipuja-puja seperti hari ini, tapi aku memutuskan menahan rasa sakitnya untuk beberapa waktu, daripada aku seumur hidup menghabiskan waktu untuk diinjak-injak karena tidak mau menahan sakit di hari aku dipahat menjadi patung."

Jadi.. dalam segala hal di kehidupan ini, kita akan mengalami banyaaaaaaaaaaaakk sekali proses menuju keberhasilan. Banyak kejadian yang tidak menyenangkan. Banyak yang membuat kita putus asa. Itu adalah proses MEMAHAT diri kita.

Senin, 15 November 2010

Wowww.....!!!

Genap sebulan blog ini 'sedikit' aku abaikan, karena banyak aktifitas lain yang lebih menyita waktu. Heheee.... alasan klasik dan terdengar sangat klise ya.
Rasanya cuma ada satu kata yang bisa mewakili isi hatiku untuk mengawali langkahku kembali menulis di sini yaitu Wowww.....!!! Dengan penekanan pengucapan yang berbeda-beda tentunya.

Iya, wowww....., yang diucapkan dengan nada rendah penuh penyesalan, karena sudah meninggalkan blog ini selama sebulan dengan satu alasan klasik yang semestinya tak perlu ada. Heheee....

Lalu, wowww....., yang diucapkan dengan nada sedang sambil mengerjapkan mata tanda menemukan sesuatu yang menarik yang tidak disangka-sangka, karena sudah banyak hal yang berubah menuju kemajuan. Juga karena ternyata satu langkah kecilku bisa membawa banyak perubahan yang positif buatku dan buat orang-orang disekitarku, siapapun mereka, terutama yang bersama-sama bergandengan tangan untuk meraih satu tujuan yang sama, yaitu kesuksesan.

Selanjutnya, wowww....., yang diucapkan dengan nada sedikit lebih tinggi sambil memegang dagu dan berpikir, karena banyak juga agenda yang belum dikerjakan. Banyak sekali peluang yang mesti diraih. Begitu banyak kesempatan yang tak boleh dilewatkan begitu saja.

Dan akhirnya, wowww.....!!! yang diucapkan dengan berteriak penuh keyakinan dan semangat, karena dengan semua hal yang ada dalam genggamanku saat ini aku bisa melompat lebih tinggi, bahkan aku bisa terbang jauh tinggi meraih bintang-bintang.